MENGENAL JENIS-JENIS KEMEJA PRIA DALAM KESEHARIAN

kemeja

Kemeja adalah pakaian keseharian yang sering digunakan oleh para pria dalam berbagai aktifitas, terutama dalam kegiatan bekerja di perkantoran atau untuk keperluan lainnya.

Kemeja merupakan sejenis pakaian penutup tubuh bagian atas pria yang dilengkapi saku dan kancing pada bagian depannya. Selain memiliki desain dan tampilan yang beragam, jenis bahan kain yang biasa digunakan untuk membuat kemeja juga memiliki beberapa variasi dan dapat disesuaikan dengan kebutuhan.

kemeja pria

Seperti halnya busana wanita, pakaian pria pun memiliki beberapa ragam model dan jenis. Salah satu yang paling sering dikenakan adalah kemeja.

Jenis atasan satu ini memberi berbagai macam kesan dan cukup mudah dipadupadankan bersama berbagai model bawahan.

Kemeja umumnya dipilih untuk gaya pakaian formal karena memberi kesan rapi dan profesional. Namun, tidak menutup kemungkinan untuk dipakai bersama gaya kasual dalam model lengan pendek dan bermacam-macam motif.

Baca juga : Mengenal Bahan Wool

Jika kemeja untuk gaya profesional atau office look didominasi dengan desain polos dan model lengan panjang, maka para pria bisa memilih kemeja lengan pendek dan motif-motif yang lebih segar bila ingin menggunakan kemeja untuk busana kasual.

Kemeja bercorak berbunga-bunga seperti kemeja bergaya hawaii atau kemeja kotak-kotak bisa jadi opsi gaya santai yang nyaman dikenakan sehari-hari atau bahkan saat liburan.

Meski sekilas tampak busana pria tidak memberi banyak pilihan, bukan berarti kamu tidak punya opsi ketika akan membeli kemeja. Berikut berbagai model kemeja yang ngetren di tahun ini.

Kemeja Flanel

Nama kemeja ini sesuai dengan bahan pembuatnya yakni flanel atau disebut juga dengan felt. Bahan satu ini terbuat dari serat wol tanpa tenun dan memiliki kelebihan mudah dibentuk sehingga pada proses penjahitan tidak perlu dilipat seperti bahan kain lainnya.

Umumnya, bahan flanel ini dibuat menjadi kemeja bermotif kotak-kotak. Pada awal penemuannya di abad ke-16 di Wales, kemeja ini digunakan para petani yang ingin melindungi tubuh mereka dari udara dingin.

Perkembangan kemeja flanel pun berubah menjadi salah satu atasan modis yang banyak dikenakan oleh kaum pria. Biasanya, kemeja flanel disandingkan dengan kaos oblong atau celana denim untuk kesan yang dinamis dan kasual.

Atasan bermotif tartan ini cocok bagi kamu yang ingin kemeja bermotif tapi simpel.

Kemeja Club Col­lar

Kemeja ini juga dikenal dengan kemeja berkerah bulat dan mulai populer pada tahun 1800-an. Jenis atasan ini sangat cocok bagi kamu yang memiliki wajah tirus jika ingin tampak lebih berisi.

Kemeja ini juga bisa kamu jadikan pilihan gaya formal atau office look. Sandingkan bersama dasi dan blazer atau jas untuk keseluruhan penampilan yang profesional.

Kemeja Print

Jenis yang satu ini mungkin jarang kamu kenakan tapi bagi sebagian orang, kemeja print bisa jadi opsi gaya yang mencolok dan menarik.

Kemeja print biasanya mengusung corak-corak yang stand out dan lekas menarik perhatian.

Misalnya saja kemeja dengan motif hewan, bunga, atau tribal.

Kemeja ini bisa jadi pilihan jika kamu tidak ingin tampil monoton. Agar tidak terkesan tumpang tindih, kamu bisa memadukan kemeja prints dengan bawahan polos berwarna senada atau netral.

Jika ingin menjauhi kesan norak, kamu juga bisa mengenakan kemeja prints dengan corak yang tidak terlalu besar dan tidak memenuhi seluruh permukaan kemeja.

kemeja pria lengan panjang
kemeja lengan panjang

Kemeja Plaid

Bermotif tartan alias kotak-kotak, kemeja ini terinsipirasi dari kilt alias rok tradisional yang dipakai oleh para pria Skotlandia.

Kilt sendiri adalah pakaian selutut dengan bahan dasar wol dan mulai dipakai oleh penduduk Skotlandia secara umum sejak abad ke-19.

Kemudian, seiring perkembangannya, kemeja ini diperkenalkan oleh salah satu perusahaan dari Pennyslvania, Woolrich, yang meluncurkan kemeja buffalo check dengan motif kotak-kotak dalam dua warna.

Meski sekilas mirip dengan kemeja flanel, ternyata kedua kemeja ini memiliki perbedaan yang terletak pada pembuatan serta material yang dipakai.

Baca juga : Mengenal Jenis Kemeja Pria

Selain itu, kemeja plaid sendiri adalah kemeja dengan pola yang ditempel ke bahan sedangkan flanel adalah jenis kain yang disatukan hingga memunculkan pola-pola tertentu.

Penggunaan kemeja plaid pun cocok digunakan untuk acara formal, tidak seperti kemeja flanel yang memiliki kesan lebih kasual dan santai.

Kemeja Formal

Agaknya, jenis yang satu ini pernah atau mungkin kamu miliki di lemari.

Kemeja formal dalam warna hitam atau putih sering dijadikan andalan sebagai busana bergaya formal dan kerap dipakai pada acara-acara resmi.

Mulai dari wawancara kerja, rapat bisnis, sidang akademik, hingga acara khusus lainnya seperti pernikahan.

Kemeja ini umum dijumpai dalam model berkerah tajam atau bulat berlengan panjang. Biasanya diserasikan bersama celana berbahan poliester atau kain halus lainnya untuk mendukung nuansa resmi plus sepatu pantofel yang berkesan kaku.

Kemeja Batik

Kemeja ini biasanya dijadikan pilihan saat akan mendatangi acara formal atau memberi ciri khas khusus pada penampilan. Corak batik pada kemeja pun bermacam-macam, tergantung dari asal daerah motif batik berasal.

batik 3

Pemakaian kemeja batik biasanya lekat dengan identitas Indonesia sehingga tidak heran jika kemeja batik diidentikkan dengan busana khas yang menarik minat para wisatawan.

Bahkan, kemeja batik juga bisa dijadikan sebagai suvenir terutama bagi pelancong asal luar negeri yang ingin memiliki busana khas Indonesia.

Kemeja Glen

Nama motif ini dikenal juga dengan istilah motif ‘Prince of Wales’ sebab dipopulerkan oleh Pangeran Edward asal Inggris. Motif ini tidak hanya ditemukan pada kemeja saja melainan juga celana dengan bentuk garis putus-putus yang kemudian saling menumpuk dan dibalut dalam warna-warna kalem.

Motif satu ini biasanya disusun dari 3 benang dalam warna berbeda seperti cokelat, abu-abu, dan hitam atau biru gelap.

Tidak hanya itu saja, kemeja glen juga bisa dihias dengan garis dalam warna-warna kontras agar tampilannya lebih menarik. Kemeja ini bisa kamu kenakan dalam berbagai suasana, mulai dari kasual hingga formal.

Kemeja Denim

Kesan cool, dinamis, dan sporty bisa kamu dapatkan dengan mengenakan kemeja satu ini. Atasan berbahan denim dengan warna khas seperti biru ini biasanya disandingkan bersama berbagai jenis kaos untuk gaya kasual yang dinamis tapi tetap macho.

Kemeja denim dipilih banyak pria karena memberi kesan maskulin dan mudah diserasikan bersama berbagai jenis bawahan.

kemeja denim

Kemeja denim juga bisa jadi pilihan bagi kamu yang ingin tampil segar dan tampak lebih muda tapi enggan menggunakan kemeja bermotif mencolok. Bahan denim yang berkualitas pada atasan ini juga bisa menghalau udara dingin karena biasanya memiliki karakteristik yang tebal dan tersedia dalam model slim fit atau regular berlengan panjang.

Kemeja Garis-garis

Salah satu motif yang tergolong timeless adalah motif garis-garis. Motif garis-garis pada kemeja bisa menyingkirkan kesan yang terlalu kau tapi juga tidak berlebihan sehingga masih bisa dikenakan pada acara-acara formal.

Motif garis-garis pada kemeja juga hadir dalam berbagai warna untuk memberi kesan yang berbeda-beda pada penampilan.

Misalnya, kemeja bergaris-garis dalam warna-warna netral atau kalem seperti hitam-putih atau putih-biru, bisa kamu andalkan sebagai formal look untuk busana kantor .

Sementara, motif garis-garis dalam warna lebih ceria seperti merah-putih, oranye-biru, bisa kamu jadikan opsi kemeja santai atau semi formal.

Pilihan motif garis juga bisa memberi siluet berbeda pada tubuh kamu. Jika ingin tampil lebih slim, kamu bisa gunakan kemeja bermotif garis vertikal sementara bila ingin terlihat lebih berisi, kenakan kemeja bermotif garis horizontal.

Kemeja Band Collar

Atasan jenis ini dikenal juga dengan kemeja berkerah shanghai karena bentuknya yang mirip dengan pakaian tradisional Tiongkok, cheongsam. Ada juga yang menyebutnya dengan kemeja mandarin collar. Model kerahnya tidak memiliki sisi runcing dan cenderung tinggi, tidak lebar.

Meski sekilas hanya detail kerah yang berubah, nyatanya kemeja dengan band collar ini juga dipilih banyak pria sebagai busana bergaya formal. Kemeja ini bisa kamu kenakan dalam berbagai suasana bahkan dalam gaya kasual. Kamu juga bisa menyandingkannya dengan jaket, mantel atau blazer untuk kesan yang berbeda-beda.

Demikianlah sedikit penjelasan tentang jenis jenis kemeja yang biasa kita pergunakan untuk keseharian.

Semoga dengan kita mengenal jenis-jenis kemeja pria dalam keseharian ini, kita bisa menentukan jenis kemeja mana yang cocok untuk kita dan biasa kita pergunakan dalam berbagai aktifitas yang kita lakukan.

Jangan lupa untuk mampir ke toko kami di lapakjayatailor ini untuk mendapatkan produk jas, kemeja atau kebaya yang berkualitas hanya untuk anda yang ingin tampil elegan dan profesional


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *